Aktivitas Antibakteri Kombucha Daun Bidara (Ziziphus mauritiana L.) Terhadap Bakteri Penyebab Diare

Authors

  • Cantika Febriani Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia Author
  • Hajrah Hajrah Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia Author

Keywords:

antibakteri, diare, kombucha, Ziziphus mauritiana

Abstract

Diare merupakan gangguan kesehatan saluran pencernaan yang masih sering terjadi dan umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri patogen seperti Bacillus cereus dan Vibrio cholerae. Salah satu pendekatan yang dapat dikembangkan untuk membantu menjaga kesehatan saluran cerna adalah pemanfaatan minuman fermentasi berbasis bahan alam. Kombucha daun bidara (Ziziphus mauritiana L.) merupakan minuman fermentasi yang berpotensi memiliki aktivitas antibakteri karena mengandung metabolit sekunder hasil fermentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan golongan metabolit sekunder serta mengevaluasi aktivitas antibakteri kombucha daun bidara terhadap bakteri penyebab diare. Kombucha dibuat dengan variasi konsentrasi daun bidara sebesar 5%, 10%, dan 15% dan difermentasi selama 10 hari. Identifikasi metabolit sekunder dilakukan secara kualitatif melalui uji fitokimia, sedangkan aktivitas antibakteri diuji menggunakan metode difusi sumuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombucha daun bidara mengandung tanin, fenol, flavonoid, dan saponin. Aktivitas antibakteri meningkat seiring dengan peningkatan konsentrasi kombucha, dengan konsentrasi 15% menghasilkan diameter zona hambat terbesar, yaitu 27,43 mm terhadap Bacillus cereus dan 24,16 mm terhadap Vibrio cholerae. Hasil tersebut menunjukkan bahwa proses fermentasi dan peningkatan konsentrasi daun bidara berperan dalam meningkatkan bioaktivitas antibakteri. Dengan demikian, kombucha daun bidara berpotensi dikembangkan sebagai minuman fungsional berbasis bahan alam yang dapat digunakan sebagai pendukung dalam menjaga kesehatan saluran pencernaan.

Downloads

Published

2026-04-04