Studi Tentang Personal Hygiene Dan Swamedikasi Penyakit Kulit Pada Santriwati Di Pondok Pesantren Darul Ulum Wadda’wah Samarinda
Keywords:
personal hygiene, swamedikasi, penyakit kulit , santriwatiAbstract
Personal hygiene dan swamedikasi merupakan faktor penting yang berperan dalam pencegahan penyakit kulit, terutama di lingkungan pesantren yang memiliki kepadatan hunian tinggi. Penyakit kulit masih sering terjadi akibat kurangnya kebiasaan menjaga kebersihan diri serta penggunaan obat secara mandiri yang tidak tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran sikap personal hygiene dan perilaku swamedikasi terhadap kejadian penyakit kulit pada santriwati. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan potong lintang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh santriwati dengan jumlah sampel sebanyak 83 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap personal hygiene santriwati sebagian besar berada pada kategori cukup sebanyak 45 responden (56,25%), kategori kurang baik sebanyak 36 responden (45%), dan kategori baik sebanyak 2 responden (2,5%). Selain itu, perilaku swamedikasi masih banyak dilakukan tanpa pemahaman yang optimal terhadap jenis dan aturan penggunaan obat. Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko terjadinya penyakit kulit dan kekambuhan. Kesimpulan dari artikel ini adalah bahwa sikap personal hygiene dan perilaku swamedikasi santriwati masih perlu ditingkatkan melalui edukasi kesehatan dan pembinaan perilaku higienis secara berkelanjutan guna menurunkan risiko penyakit kulit di lingkungan pesantren.

