Penerapan Terapi Aktivitas Kelompok Dalam Mengatasi Fear Of Missing Out (FoMO) di Universitas Bakti Tunas Husada
Keywords:
Fear Of Missing Out, Terapi Aktivitas Kelompok, mahasiswa keperawatanAbstract
Perkembangan teknologi informasi terutama akses internet melalui perangkat smartphone dan aplikasi media sosial, telah mempengaruhi kehidupan remaja secara signifikan. Fenomena Fear of Missing Out (FoMO) menjadi perhatian khusus, terutama di kalangan remaja. Prevalensi FoMO mencapai 50% di kalangan remaja dan 25% di kalangan orang dewasa, dengan platform seperti YouTube, Instagram, dan Snapchat menjadi yang paling sering digunakan. Jenis Penelitian ini adalah Deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus FoMO pada 8 subyek mahasiswa, pengumpulan data dengan kuisioner, wawancara dan lembar observasi, terapi yang digunakan adalah TAK. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan perubahan signifikan pada tingkat FoMO setelah intervensi TAK. Sebelum TAK, 4 subjek mengalami FoMO berat dan 4 subjek mengalami FoMO sedang. Setelah TAK, tingkat FoMO pada semua subjek berkurang, dengan sebagian besar subjek menunjukkan respon positif terhadap intervensi. TAK membantu meningkatkan keterampilan sosial, dukungan emosional, kesadaran diri, dan identitas positif, serta mengurangi ketergantungan pada media sosial. Setelah dilakukan TAK selama 3x Pertemuan Tingkat FoMO menurun 6 Subjek Mengalami FoMO sedang dan 2 Subjek Mengalami FoMO ringan.

